Tingkatkan Produktivitas UMKM Anda Dengan Bergabung di PaDi UMKM!

UMKM atau Usaha Mikro, Kecil dan Menengah merupakan usaha yang dimiliki oleh perseorangan atau badan/lembaga usaha perseorangan atau kelompok dengan kriteria tertentu. Kriteria UMKM tertera jelas pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 1998 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.

Berikut kriteria UMKM yang dijelaskan pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 1998:

Ukuran UsahaKriteria
Aset (tidak termasuk tanah & bangunan tempat usaha)Omset (dalam 1 tahun)
Usaha MikroMaksimal Rp50 JutaMaksimal Rp300 Juta
Usaha KecilLebih dari Rp50 Juta – Rp500 JutaLebih dari Rp300 Juta – Rp2,5 Milyar
Usaha MenengahLebih dari Rp500 Juta – Rp10 MilyarLebih dari Rp2,5 Milyar – Rp50 Milyar
Usaha BesarLebih dari Rp10 MilyarLebih dari Rp50 Milyar

Bahkan berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, jenis usaha di Indonesia masih didominasi oleh kategori jenis usaha mikro, kecil dan menengah. Sebanyak 99% masih didominasi oleh unit usaha UMKM. Oleh karenanya sangat wajar jika UMKM memberikan kontribusi yang sangat besar bagi negara.

Di Indonesia ini banyak sekali unit usaha dari berbagai kategori. Mulai dari kategori fashion, makanan, mebel dan masih banyak jenis usaha lainnya. Semua jenis usaha ini masih banyak yang masih menduduki kategori UMKM.

Mereka memberikan sumbangsih yang begitu besar kepada negara ini. Terbukti dari data yang menunjukkan bahwa UMKM memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia hingga mencapai 56,82%.

UMKM saat ini sudah berjumlah 64 juta unit usaha, 99% dari total unit usaha yang ada di Indonesia (termasuk jenis usaha besar). UMKM juga telah sanggup menyerap lapangan pekerjaan sebesar 116 juta jiwa. Angka ini cukup mencengangkan, karena 116 juta jiwa merupakan 97% lapangan pekerjaan yang tersedia saat ini di Indonesia.

Di tahun 2020 ini, pemerintah Indonesia melalui Kementerian UMKM, Kementerian BUMN dan juga Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah memberikan inovasi dalam penentuan kebijakannya. Yakni memperkenalkan platform digital yang menjadi wadah pengadaan barang dan jasa BUMN. Pengadaan barang dan jasa ini nantinya disediakan oleh UMKM yang sudah bergabung dengan platform digital ini.

Bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, banyak sekali tentunya keuntungan yang bisa Anda dapatkan ketika bergabung dengan Pasar Digital UMKM.

  1. Apabila Anda sudah memiliki beberapa toko di beberapa marketplace seperti Bukalapak, Tokopedia, Blibli, Lazada dan juga Shopee, Anda bisa mengelola produk dan transaksi terpusat melalui PaDi UMKM. Jadi dengan begitu, Anda bisa mengelola toko Anda dengan mudah.
  2. Dengan mendaftar di PaDi UMKM, usaha Anda akan otomatis tercatat sebagai daftar UMKM yang akan dimonitor secara langsung oleh Kementerian BUMN.
  3. Anda bisa mengintegrasikan data pelanggan Anda dari seluruh channel yang nantinya bisa Anda maksimalkan dengan fitur CRM yang tersedia.
  4. UMKM yang belum terdaftar sebagai supplier belanja barang dan jasa BUMN akan didukung untuk naik kelas sebagai UMKM yang bertugas menyediakan pengadaan barang dan jasa BUMN.

Segera daftarkan UMKM Anda sekarang juga di PaDi UMKM untuk meningkatkan produktivitas UMKM Anda!

teknologi, tips dan trik